Bogor dikenal dengan kota Hujan, setiap hari siang menjelang sore curah hujan sangat deras terjadi. Seringkali banyak kegiatan diluar rumah yang terhambat oleh cuaca hujan yang terus menerus setiap hari seakan alam hendak melampiaskan rindunya setelah sekian lama tidak turun hujan.
Hari ini seperti hari-hari yang lalu, udara terasa dingin, terlebih jika menjelang malam dan pagi hari. Anak-anak pun tidur sangat lelap baik saat tidur siang maupun malam hari, seakan hendak berlomba dengan dinginnya hawa di kota Bogor.
Mungkin yang paling berbahagia saat iklim seperti ini adalah Tumbuhan dan Tanah yang serasa haus tak terkira, setelah sekian lama tidak merasakan segarnya air yang tercurah dari langit pemberian Ilahi. Rerumputan tumbuh sangat cepat seolah takut ketinggalan hujan yang turun deras, takut kalau kalau sebelum bunga rumput mekar dan berkembang kemarau kunjung datang, pepohonan bergoyang seiring tunas dan daung segar yang tumbuh cepat seolah menyambut hujan dengan sukacita.
Bagaimana dengan kita…? saya melihat ada banyak orang yang menggerutu dan bersungut seolah hendak teriak sudah…cukup…! jangan turun lagi..! aku tidak sanggup melihat luapan air-mu yang tercurah dibumi aku berpijak. Ya, banyak yang mengalami banjir… luapan air yang tidak tertampung dan terserap oleh tanah memenuhi sungai-sungai, setiap lekukan tanah yang ada, bahkan luber dan meluap karna tidak tertampung oleh waduk, danau dan bahkan laut…
Sejenak saya coba berpikir… salah siapakah ini, apakah Alam bersalah ketika hujan terus turun singgah ke bumi…? apakah iklim yang salah tidak kompromi dengan umat manusia dimana hujan terus turun..? Bagaimana dengan tanah, tumbuhan, manusia, dan alam dibagian sana dimana hujan tidak turun..? apakah mereka juga berpikir dengan hal yang sama…? Salahkah Alam yang tidak memberi hujan…?, salahkah mentari yang bersinar terik dan tiada henti…? salahkah iklim yang berputar seolah tidak berbelas kasih…?
Hujan terus…adalah pertanda alam.. hujan adalah bukti bahwa kita masih merasakan Alam yang berputar dan hidup… ini adalah pertanda bahwa yang Kuasa pencipta langit dan bumi serta segala isinya, yang mengatur iklim dan yang berkuasa atas alam semesta… tidak pernah salah dalam membuat dan mengatur alam semesta ini.
Mari bersyukur kepada Yang Kuasa, karna hujan terus adalah bukti kita dan segenap isi alam semesta ini masih merasakan Allah dengan karyanya yang nyata melalui alam dimana kita berpijak.
Hujan terus…adalah sesuatu yang harus dilalui, sesuatu yang harus dihidupi dan terlebih adalah sesuatu yang harus di syukuri.
Bogor, 23 November 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar